Minggu, 09 April 2017

Tips Makan di Hanamasa

Hanamasa adalah restoran Jepang yang menyajikan bahan makanan berkualitas dan sehat. Pengunjung boleh makan semua yang disajikan sampai puas,  dalam waktu 1,5 jam. 
Pilihan memasaknya ada 2, dipanggang dan direbus. Kalau malas bisa juga tinggal ambil yang sudah siap saji ataupun order ke pojok yg ada tukang masaknya. 
Kalau datang paling pas saya rasa berdua dalam satu meja. Kenapa dan apa Tips nya?
1. Kalau terlalu banyak, rebutan ambil panggangan atau rebusan yang sudah masak,  padahal semua mesti bayar. 
2. Ideal sekali. Rebusan dan panggangan dinyalakan bersamaan. Semua bahan dimasukkan. Makan dulu panggangan daging yang sudah matang, enak seperti sate sapi. Saat eneg dan bosan makan yang dipanggang, bisa beralih ke rebusan. Jangan lupa panggang daging berikutnya. Saat pengen panggangan, tinggal makan.  Dan seterusnya. 
3. Untuk panggangan, awalnya disediakan lemak sapi untuk melumasi pemanggang. tunggu sampai meleleh, masukkan daging,  masak hingga matang dengan ditandai perubahan warna daging dari merah menjadi abu abu kecoklatan. 
4. Untuk rebusan,  masukkan daun bawang dan bawang bombay, lalu sayuran seperti sawi putih,  pokcoy, kecambah,  kangkung. Baru udang,  dan aneka tempura. Nanti air rebusan terakhir bisa diminum,  dan rasanya enak sekali. 
5. Minuman (teh, Thai tea, orange juice),  rujak buah,  asinan,  es campur,  tersedia.  Tak usah banyak,  karena ini cepat bikin kenyang. Nasinya juga tidak usah banyak,  ini juga bikin cepat kenyang tapi tak tahan lama. Bolehlah makan buah potong yang suegerr itu. 
6. Batas waktu 1,5 jam dan pas pulang bayar 196 ribu/orang.  Terkesan mahal, mungkin kurang cocok kalau ajak anak atau orang yang makannya sedikit. Haha

Overall enak dan puas dengan kualitas makanan dan tingkat kekenyangan nya. Kenyangnya sampai besok siang,  karena baru lapar 20 jam berikutnya (Selesai makan Hanamasa jam 4 sore,  kerasa lapar jam 12 siang keesokannya) . Macam ular phyton habis makan sapi. Haha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Peta Uji Coba One Way Bandung