Jumat, 13 Januari 2017

Dikerjai Sopir Taksi Di Pool Caringin

Pengalaman kurang menyenangkan terjadi kemarin, saat naik taksi dari pool bus Primajasa Caringin. Taksi lokal tampaknya yang memonopoli pick up di tempat ini. Sebenarnya mau pesan Blue Bird saja, yang di aplikasinya memperkirakan ongkos sekitar 45-55 ribu dari situ ke Cihampelas (8,9 km). Tapi setelah mikir mudah dan pemberdayaan taksi lokal, oke deh naik taksi R yang pasang argometer juga.
Pertama ada perwakilan Primajasa yang beri kartu keluhan saran, no telpon mereka, dan sopir taksi yang kami naiki. Sebelum berangkat, sopir kelihatannya bayar ke petugas. Kesan pertama naik taksi ini adalah bau dan pengap, padahal jendela dibuka dan masih jam 5 subuh. Mungkin karena kursi dari bahan sintetis, yang terpapar matahari, plus supirnya lama tinggal di dalam taksi.
Nah, dikerjai ini dimulai ketika sopir tanya kemana tujuan. Kami percayakan saja ke sopir. Sampai akhirnya terasa janggal, kok ke timur terus, ternyata lewat BKR, Peta, baru ke Martadinata. Padahal seharusnya lewat Kopo yang jaraknya jauh lebih singkat. Dan pas lihat di google map ternyata memang diputar ke timur baru ke utara. Ongkos yang seharusnya 50 ribu, membengkak menjadi 100 ribu Rupiah. Niat memberdayakan taksi lokal, malah dibalas dengan kecurangan sopir taksi.
Tips buat pengguna taksi di Bandung :
1. Minta rute yang ditunjukkan google map, biasanya itu ada pilihan rute terpendek.
2. Atau jika tidak mau pakai taksi lokal, jalan keluar dari pool, pesan lewat aplikasi Blue Bird, Go Car, Grab atau Uber. Pernah dulu naik Grab saat masih promo, meski mobil kecil, tapi free alias tidak bayar. Kalau mau yang terbaik dan terstandar biasanya pilih Blue Bird.

Selasa, 03 Januari 2017

Go Mart Gojek Yang Menyenangkan

Bandung yang macet, parkir yang sulit dan bayar, bensin yang naik dll, setumpuk keluhan siap disemburkan.
Berawal dari curhat ke cs di aplikasi Gojek, seandainya ada layanan beli kertas, tinta yang tinggal tunggu dan bayar di rumah. Ternyata cepat ditanggapi, dan diinformasikan bahwa silakan coba GoMart yang ada di Gojek.
Langsung saja saya coba pesan 2 tinta HP 704 di gudang printer. Bayar pakai saldo Go Pay. Kalau kurang, bisa bayar tunai sisanya. Setelah tekan tombol Ok,ada telpon dari driver yang akan jemput dan antar barang.
Tak sampai setengah jam pesanan sampai datang. Tidak ada tambahan karena sudah bayar Go Pay. Abangnya cuma minta bintang saja di review driver.
Manfaat yang saya rasakan
1. Nyaman, tak perlu macet, sibuk cari dan bayar parkir
2. Harga lebih murah dari marketplace maupun toko offline
3. Gratis ongkir.
Pengalaman yang menyenangkan, tak salah Gojek sebagai aplikasi yang berjiwa sosial, menguntungkan buat konsumen, driver dan mitra nya. Untuk jangka panjang buat Gojek sendiri. Gojek mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Senin, 02 Januari 2017

Dua Belas Hal Yang Membuang Waktu

Selamat Memasuki Tahun 2017. Semoga di tahun baru ini lebih berhasil daripada tahun sebelumnya, berikut ini 12 hal yang membuang waktu kita terbuang percuma :
1. Salah prioritas, melakukan hal yang tidak penting dan tak ada hubungannya dengan masa depan, misalnya terlalu lama main game yang kita hanya menyukai tapi tidak berbakat di siu.
2. Kelamaan menunggu inspirasi. Ide adalah hasil kerja, aksi dan latihan, jadi jangan hanya menunggu inspirasi
3. Mengerjakan semua sendiri. Jika ada hal remeh atau kurang penting, atau kita kurang kompeten mengerjakannya sendiri sebaiknya delegasikan atau kolaborasi dengan yang lain. Kecuali jika pekerjaan itu sangat penting dan punya pengaruh signifikan serta hanya kita yang bisa melakukannya dengan sangat baik.
4. Kuatir apa kata orang, sebaiknya fokus dengan apa yang baik untuk diri kita
5. Tidak menikmati hidup. Hanya menjadi pesuruh dan menurut. Sebaiknya belajar menolak suatu hal yang tidak kita sukai/ mengganggu aktivitas utama kita.
6. Ketakutan yang akan membuat enggan. Sebuah keberhasilan diawali oleh satu langkah menujunya.
7. Protes tidak mengubah keadaan, coba perbaiki
8. Tugas yang belum selesai, lanjutkan sampai tuntas. Jangan membiarkannya terbengkalai.
9. Berusaha menyenangkan semua orang. Cukup senangkan orang yang perlu kau senangkan, sampai batas yang kita bisa, karena banyak tugas lain yang menunggu.
10. Membandingkan kondisi diri sendiri dengan keberhasilan orang lain membuat diri merasa pahit, iri dan tidak aman. Dan bahaya lainnya kita jadi tidak mensyukuri apa yang sudah kita punya.
11. Mengulang kesalahan yang sama. Ini bukti tidak pernah belajar.
12. Perfeksionis. Daripada meencanakan, menyiapkan dan menunggu sempurna, lakukan segera.
" Selesai" lebih baik daripada sempurna.

Peta Uji Coba One Way Bandung