Senin, 10 Oktober 2016

Review Film Ben Hur

Bersetting beberapa tahun sebelum Masehi. Diawali dengan balapan kuda antara Judah Ben Hur- orang Yahudi dengan saudara angkatnya Messala-orang Roma. Judah luka berat saat jatuh dari kuda. Ketika Messala mengantar ke rumah, ibu Judah menyalahkan Messala, bahkan mengembalikan patung dewa penyembuh sambil bilang "Tuhan kita beda". Dari sini Messala pergi ke Roma karena ada lowongan tentara di sana.
Beberapa tahun kemudian Roma menguasai Yerussalem, Messala turut serta. Awalnya hubungan baik dengan keluarga angkatnya. Namun berubah 180 derajat ketika ada pemberontak yg ditolong Yudas berusaha memanah/membunuh gubernur Roma. Semua keluarga Yudas di tahan. Yudas dijadikan budak pengayuh kapal. Saat perang lawan Yunani, kapal pecah, Yudas terdampar dan ditemukan pemimpin kafilah (diperankan Morgan Freeman). Karena keahliannya dengan kuda, Yudas diajak ke Yerusalem untuk ikut lomba balap kuda. Untuk membalas sakit hati, caranya dengan mempermalukan jagoan orang Roma yaitu Messala. Pertandingan mematikan ini dimenangkan Yudas. Akhirnya Yudas menemukan ibu dan saudarinya yang di asingkan dan kena kusta. Bersamaan itu pula Yesus dan pengikutnya di salib. Ketika mendekati ajal berdoa, maka turunlah hujan yang menjadi berkah dan menjadi obat, termasuk ibu dan saudari Yudas. Di akhir cerita, Yudas bertemu Messala yang kakinya putus dan dendam padanya, namun akhirnya luluh. Keluarga ini akhirnya bersatu kembali.
Secara keseluruhan film ini kurang spektakuler, so so menurut saya. Detil filmnya kurang bagus, seperti saat mau pertandingan, Yudas tiba-tiba tampil dengan potongan rambut seperti manusia abad 21. Kemudian ada wanita dengan pakaian modis. Lokasi film nya bukan di Timur Tengah, untanya berpunuk dua-unta Amerika. Lupakan detil, kalau cukup untuk cari hiburan saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Peta Uji Coba One Way Bandung