Rabu, 25 Mei 2016

Makanan yang Wow di Taliwang Bersaudara Bandung

Terakhir ke sana 7 tahun yang lalu, kala di utus perusahaan untuk training ke Bandung.
Lokasinya tetap, yaitu di jalan Cimanuk, antara masjid Istiqamah dan masjid Pusdai.
Kami datang persis setelah sholat Maghrib di masjid Istiqamah. Sempat kesasar muterin gedung sate.
Kami tiba, cuma ada satu mobil, saya kira sudah tutup. Tanya ke tukang parkir, ternyata buka. Sepi.
Kami pesan ayam Taliwang pedas dan biasa, pelecing kangkung, beberok, 2 teh manis panas dan 2 nasi. Ayamnya 44 ribu/ekor, ayam kampung kecil, yang dipanggang dan dibumbuin, ada rasa jeruk nipis yang segar.
Pelecing kangkung nya sedap dengan taburan kacang goreng, beberok nya enak pedas, istri nge fans berat, bagian menghabiskan. Masing2 16 ribu
Nasi pulen, tehnya juga sedap ada rasa pandan. Khas banget makanan Lombok. Belum menemukan di tempat lain di Bandung. Kalah sedap dari yang kami makan di Taliwang haji Murad Mataram, tapi masih mending daripada Taliwang di Denpasar. Khas sekali sambal rasa terasi Lombok yang tak ada duanya.
Yang jelas kenyang sekali dan puas.
Ketika kami hampir selesai makan, berduyun-duyun mobil berdatangan, oh ternyata kami datang terlalu awal, orang yang datang belakangan ternyata ramai.
Total kami menghabiskan 140 ribu Rupiah plus pajak 10% jadi 154 ribu. So worthed. Tak terasa inflasi karena kami ingat sekali waktu tahun 2009, cuma makan satu ayam buat berdua habis 87 ribu.
Memuaskan.

1 komentar:

Peta Uji Coba One Way Bandung