Sabtu, 30 April 2016

Barbershop OK di Bandung

Beruntung tinggal di Bandung, selain udaranya yang sejuk dan nyaman, banyak orang terampil dan ramah. Salah satunya barbershop.
Untuk kesekian kali saya ke barbershop Paxi yang ada di Cihampelas Walk. Pernah ditangani oleh 2 orang, satu bapak2 berumur, satunya mas2 yang lebih muda. Secara pribadi lebih suka hasil potong nya mas2 yang muda. Rapi, cepat dan tak banyak nanya. Namanya Ape (baca di papan nama di meja).
Tadi deg2an takut kebagian yg cukur bapak yg berumur, Alhamdulillah kebagian mas/aa Ape ini. 
Meski potong belakangan, selesai lebih cepat, dan ternyata konsumen yg ditangani bapak2 di sebelah belum selesai dan tampak kurang puas, karena rambutnya tersisa seperti kuncung/lancip di tengah.
Meski sama2 di satu tempat barbershop, tergantung yang mencukur. Yang sama mungkin peralatan dan prosedur nya.

Terakhir ke sana 3 bulan lalu, dan dilayani oleh pak X (bukan pak Ape). Biasanya 2 bulan sekali potong rambut, nah sebulan yang lalu saya ke Paxi lagi, tapi di Trans Studio Mall karena kebetulan ada janji sama rekan di sana. Dan minggu lalu datang ke Paxi Ciwalk, ternyata sudah tutup, dan bekas tempatnya direnovasi dan diganti oleh toko baju. Pantesan Pak X waktu itu nanya2 kerja di mana. Padahal tidak biasa tukang cukur Paxi kepo ke pelanggan.

Kamis, 28 April 2016

Cuci Cepat di SPBU Dago

Ya, ini pengalaman pertama cuci cepat di SPBU Coco Dago yang pernah dapat marketing award tahun 2011. Ini kelebihan dan kekurangannya.
Kelebihan :
- cepat tak sampai 10 menit, bersih
- pegawainya banyak dan cekatan
- bisa tak perlu turun dari mobil, kayak di film2 Amerika
Kekurangan :
- harga lebih mahal, jika di tempat lain yg minimal nunggu 30 menit harganya 40 ribu, di sini 50 ribu
- tidak dibersihkan bagian kolong.
Kesimpulan :
Cocok untuk yang punya waktu terbatas. Tetap bersih dan wangi serta di vacuum.

Minggu, 17 April 2016

Menu Sensasi CFC

Baru saja mencoba sarapan di California Fried Chicken (CFC) stasiun Gambir yang berada di stasiun Utara, gerbong kereta terdepan (bisnis) dari Bandung biasanya tepat turun di sini.
Menu yang kami coba kali ini nasi goreng, nasi teriyaki, dan perkedel kentang. Harga totalnya 54 ribu, tanpa minum, karena kami bawa bekal air mineral 1,5 liter. Tentang rasa, luar biasa menurut saya, seperti di restoran hotel atau restoran besar yang bukan fast food. Untuk nasi goreng selain irisan ayam, juga ada bakso ayam, daun bawang. Sungguh sedap. Beda dengan nasi goreng fast food yang terasa bumbu instan nya.
Yang jelas makanan di sini sudah bersertifikat halal MUI dan satu lagi, ini franchisee asli Indonesia.

Tips Fit Selama Ramadan

Dikutip dari majalah toko Guardian, ada beberapa tips tetap fit saat bulan Ramadan dimana ada perubahan pola makan minum yang berdampak mual...